
Penelitian ini di lakukan melalui tahapan studi : srvei lapangan, kajian pustaka, foto dokumentasi, gambar hasil pengamatan . metode penelitian yang di pakai adalah analisisi deskriptif, tentang teknis sambungan kursi bermotif dan tanpa ukiran . kesimpulannya yang dapat di ambil adalah di temukan adanya perbedaan perlakuan penerapan teknis sambungan antara komponen atau bidang kursi berukir dengan kursi tanpa ukir . teknis tersebut didasarkan atas pertimbangan karakteristik yang dimiliki oleh suatu material seperti sifat ketahanan : daya tekan, tarik, ikat dari komponen bidang polos dengan berukir . Berbagai tipe desain kursi yang diproduksi oleh pengrajin furniture jepara . umumnya mempergunakan material kayu jati . kayu jati mempunyai karakteristik keuletan, kepadatan cambiun yang terbaik . bertahan pada suhu lembab dan kering , permukaan kulit berserat artistik, lubang dan purus (pen) sambungan tidak rapuh, serta memenuhi syarat jika di jadikan sebuah barang khas mebel jepara .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar